"Lelah Berbuat Baik"
Jika kita lelah berbuat baik karena di luar sana banyak yang mencaci, menghina, menyepelekan, maka coba lihatlah Rasulullah shalallahu alayhi wassalam. Beliau dilempari batu dan kotoran, difitnah, dihina, tetapi Beliau tak selangkahpun mundur untuk berbuat baik, memperjuangkan umatnya, menyampaikan kebenaran.
Jika kita lelah berbuat baik karena tak ada yang mengapresiasi, menghargai, atau menganggap, coba lihat lagi niat kita. Katanya mau ridha Allah? Cuma untuk Allah? Mengapa saat manusia tidak melihat, kita khawatir? Bukannya Allah lebih Maha Melihat usaha dan upaya?
*
Jika kita lelah berbuat baik karena tak kunjung mendapatkan hasil yang nyata, sabar dulu. Semua ada waktunya. Kalaupun tidak di dunia ini mendapatkan hasilnya, barangkali balasan di akhirat nanti jauh lebih manis. Bukannya balasan Allah jauh lebih tak terkira?
Lihatlah, di luar sana banyak pejuang-pejuang kebaikan yang tak kenal lelah.
Asatidz dan para pendakwah yang selalu menyiarkan kebaikan, menyeru kepada kebenaran, sekalipun mereka ditolak dan tidak diikuti, lihatlah, hari ini mereka tetap berjuang. Tak ada kata lelah di hidup mereka dalam berbuat kebaikan. Mereka tahu, Allah lebih Maha Melihat atas apa yang telah mereka upayakan.
Sekalipun hari ini masih saja banyak manusia-manusia serakah yang membabat habis hutan, menembaki habitatnya, dan mengeruk habis sumberdayanya, para aktivis lingkungan tetap maju meneriakkan kebenaran, mengajak kepada kebaikan. Meskipun mereka tidak didengar, tidak digubris, tidak dianggap, setidaknya mereka sudah mengingatkan dan berjuang menjaga ciptaan Tuhan, karunia-Nya yang sangat mahal harganya.
Ketika kita sempat melihat tayangan viral bahwa ada siswa melaporkan gurunya, ‘ngerjain’ gurunya, bahkan memukul gurunya. Sang Guru tidak gentar untuk tetap mendidik generasi penerus bangsa. Para guru sadar, bahwa ada yang jauh lebih penting dari itu semua, yaitu menciptakan generasi penerus yang bermartabat, unggul, dan berakhlak—baik.
Teruslah berbuat baik, meskipun kita belum melihat hasilnya hari ini, meskipun kita mungkin tidak akan mendapatkan balasannya di dunia. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa apa yang kita kerjakan.
@dewisptyn
@catatansubuh
@sscolection
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Cubitan Qolbu: Menemukan Ketenangan Saat Hati Bertemu Allah
Dalam hiruk pikuk kehidupan dan padatnya aktivitas sekolah, penting bagi kita untuk sesekali menyentuh hati dan menenangkan jiwa. Melalui renungan berjudul “Cubitan Qolbu”,
Jangan Kagum pada Dunia: Saat Pandangan Salah, Hati Jadi Keras
Hindarilah tontonan dan hiburan yang menjadikan hati keras, memperbanyak angan-angan, serta menumbuhkan cinta berlebihan terhadap dunia. Sering kali, kita kagum dengan kehidupan mewah o
Saat Semua Pergi, Hanya Allah yang Tetap di Sini
Dalam perjalanan hidup, kita sering menemukan diri berada di titik paling rendah — saat harapan seolah pupus, dan jalan keluar tak kunjung tampak. Di saat seperti itulah, bibir in
Bagaimana cara hidup kita, demikianlah cara mati kita
Orang yang selalu berbuat baik, insya Allah dia akan mati dalam kondisi berbuat baik. Orang yang selalu berbuat jahat, dia pun akan mati dalam kondisi berbuat jahat. Orang yang jarang
PASTI ADA JALAN KELUAR!
Jangan Menyerah, Karena Pertolongan Allah SWT Itu Nyata Hidup tidak selalu berjalan mulus. Ada kalanya kita harus melalui masa-masa sulit—rezeki terasa sempit, ujian hidup datang
SEGERALAH BERAMAL SHOLIH, SEBELUM DATANG FITNAH!
Jangan menunda atau menunggu nanti untuk beramal sholih, karena belum tentu nanti masih ada kesempatan.Rasulullah ﷺ bersabda, بَادِرُوا بِالأَعْمَالِ فِتَن
TAK USAH MEMBANDINGKAN
Tak usah membanding-bandingkan, jatahmu sudah yang paling pas dan yang terbaik dari Allah ﷻ Belum menikah, belum memiliki keturunan, belum punya pekerjaan mapan, belum lulus, belum s
SUNGGUH MERUGI
Termasuk kerugian besar yaitu adanya kesempatan tapi tidak maksimal digunakan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda ورَغِمَ أنفُ رجلٍ دخل عليه ر
JADIKAN AKHIRAT DI HATIMU
Kenapa kebanyakan manusia lebih memilih dunia serta rela mengorbankan akhirat yang kekal abadi ? Kenapa mereka mencari dunia sekuat tenaga, habis-habisan, padahal tidak akan dinikmati s
SEGERALAH BERLARI KEPADA ALLAH
Hidup identik dengan masalah, kesusahan, dan beragam ujian. Maka, setiap yang hidup pasti akan diuji dengan aneka masalah. Maka, saat masalah datang menghampiri, keep calm dan jangan me