Hidup itu bertarung
Semangat Pagi Semangat Menebar Kebaikan
Hidup itu Bertarung
Hidup tak pernah lepas dari pertarungan. Bahkan semenjak masih kanak-kanak.
Berebut mainan, berebut makanan, berebut perhatian, menjadi dunia pertarungan masa kecil.
Jelang dewasa pertarungan lebih panas.
Bertarung mendapatkan sekolah favorit.
Bertarung menjadi sang juara di sekolah.
Bertarung dalam event-event lomba.
Juga bertarung merebut cinta.
Setelah masa itu, pertarungan lebih bervariasi.
Bertarung mendapatkan pekerjaan yang mapan , pasangan hidup yang ideal, jabatan di kantor , kemewahan, sampai bertarung demi gengsi dan pujian.
Begitulah ritme kehidupan manusia pada umumnya.
Tak apa. Memang begitu. Hidup menjadi lebih berwarna saat kita memiliki keinginan dan berjuang untuk mendapatkannya.
Namun yang harus kita ingat, semua itu pada akhirnya akan selesai pada satu titik dimana kita tidak lagi bertarung, tetapi menikmati seluruh hasil pertarungan.
Dan saat itu tak ada yang bisa kita lakukan selain rasa cemas karena diperlihatkan bagaimana cara kita bertarung untuk menjadi pemenang.
Maka bertarunglah dengan elegan.
Mengikuti aturan main yang sudah ditetapkan.
Tidak menciptakan aturan sendiri yang merugikan lawan.
Jadilah pemenang yang bermartabat agar saat diputar ulang cctv mampu tersenyum penuh kegembiraan.
"Dan bumi (Padang Mahsyar) menjadi terang-benderang dengan cahaya (keadilan) Tuhannya; dan buku-buku (perhitungan perbuatan mereka) diberikan (kepada masing-masing), nabi-nabi dan saksi-saksi pun dihadirkan lalu diberikan keputusan di antara mereka secara adil, sedang mereka tidak dirugikan."
(QS. Az-Zumar 39: Ayat 69)
*
-Telaga Surga-
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Cubitan Qolbu: Menemukan Ketenangan Saat Hati Bertemu Allah
Dalam hiruk pikuk kehidupan dan padatnya aktivitas sekolah, penting bagi kita untuk sesekali menyentuh hati dan menenangkan jiwa. Melalui renungan berjudul “Cubitan Qolbu”,
Jangan Kagum pada Dunia: Saat Pandangan Salah, Hati Jadi Keras
Hindarilah tontonan dan hiburan yang menjadikan hati keras, memperbanyak angan-angan, serta menumbuhkan cinta berlebihan terhadap dunia. Sering kali, kita kagum dengan kehidupan mewah o
Saat Semua Pergi, Hanya Allah yang Tetap di Sini
Dalam perjalanan hidup, kita sering menemukan diri berada di titik paling rendah — saat harapan seolah pupus, dan jalan keluar tak kunjung tampak. Di saat seperti itulah, bibir in
Bagaimana cara hidup kita, demikianlah cara mati kita
Orang yang selalu berbuat baik, insya Allah dia akan mati dalam kondisi berbuat baik. Orang yang selalu berbuat jahat, dia pun akan mati dalam kondisi berbuat jahat. Orang yang jarang
PASTI ADA JALAN KELUAR!
Jangan Menyerah, Karena Pertolongan Allah SWT Itu Nyata Hidup tidak selalu berjalan mulus. Ada kalanya kita harus melalui masa-masa sulit—rezeki terasa sempit, ujian hidup datang
SEGERALAH BERAMAL SHOLIH, SEBELUM DATANG FITNAH!
Jangan menunda atau menunggu nanti untuk beramal sholih, karena belum tentu nanti masih ada kesempatan.Rasulullah ﷺ bersabda, بَادِرُوا بِالأَعْمَالِ فِتَن
TAK USAH MEMBANDINGKAN
Tak usah membanding-bandingkan, jatahmu sudah yang paling pas dan yang terbaik dari Allah ﷻ Belum menikah, belum memiliki keturunan, belum punya pekerjaan mapan, belum lulus, belum s
SUNGGUH MERUGI
Termasuk kerugian besar yaitu adanya kesempatan tapi tidak maksimal digunakan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda ورَغِمَ أنفُ رجلٍ دخل عليه ر
JADIKAN AKHIRAT DI HATIMU
Kenapa kebanyakan manusia lebih memilih dunia serta rela mengorbankan akhirat yang kekal abadi ? Kenapa mereka mencari dunia sekuat tenaga, habis-habisan, padahal tidak akan dinikmati s
SEGERALAH BERLARI KEPADA ALLAH
Hidup identik dengan masalah, kesusahan, dan beragam ujian. Maka, setiap yang hidup pasti akan diuji dengan aneka masalah. Maka, saat masalah datang menghampiri, keep calm dan jangan me