• SMK MUHAMMADIYAH 1 AJIBARANG
  • UTAMA (Unggul, Terampil, Mandiri, dan Berakhlakul Karimah)

Maju Gemilang

Selamat Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah Ke - 79
19 Agustus 2024.

"Maju Gemilang"

Sejarah Jawa Tengah

   Sejak abad VII, banyak terdapat pemerintahan kerajaan yang berdiri di Jawa Tengah (Central Java), yaitu: Kerajaan Budha Kalingga, Jepara yang diperintah oleh Ratu Sima pada tahun 674. Menurut naskah/prasasti Canggah tahun 732, kerajaan Hindu lahir di Medang Kamulan, Jawa Tengah dengan nama Raja Sanjaya atau Rakai Mataram. Dibawah pemerintahan Rakai Pikatan dari Dinasti Sanjaya, ia membangun Candi Rorojonggrang atau Candi Prambanan. Kerajaan Mataram Budha yang juga lahir di Jawa Tengah selama era pemerintahan Dinasti Syailendra, mereka membangun candi-candi seperi Candi Borobudur, Candi Sewu, Candi Kalasan dll.

          Pada abad 16 setelah runtuhnya kerajaan Majapahit Hindu, kerajaan Islam muncul di Demak, sejak itulah Agama Islam disebarkan di Jawa Tengah. Setelah kerajaan Demak runtuh, Djoko Tingkir anak menantu Raja Demak (Sultan Trenggono) memindahkan kerajaan Demak ke Pajang (dekat Solo). Dan menyatakan diri sebagai Raja Kerajaan Pajang dan bergelar Sultan Adiwijaya. Selama pemerintahannya terjadi kerusuhan dan pemberontakan. Perang yang paling besar adalah antara Sultan Adiwijaya melawan Aryo Penangsang. Sultan Adiwijaya menugaskan Danang Sutowijaya untuk menumpas pemberontakan Aryo Penangsang dan berhasil membunuh Aryo Penangsang. Dikarenakan jasanya yang besar kepada Kerajaan Pajang, Sultan Adiwijaya memberikan hadiah tanah Mataram kepada Sutowijaya. Setelah Pajang runtuh ia menjadi Raja Mataram Islam pertama di Jawa Tengah dan bergelar Panembahan Senopati.

          Di pertengahan abad 16 bangsa Portugis dan Spanyol datang ke Indonesia dalam usaha mencari rempah-rempah yang akan diperdagangkan di Eropa. Pada saat yang sama, bangsa Inggris dan kemudian bangsa Belanda datang ke Indonesia juga. Dengan VOC-nya bangsa Belanda menindas bangsa Indonesia termasuk rakyat Jawa Tengah baik dibidang politik maupun ekonomi.

          Di awal abad 18 Kerajaan Mataram diperintah oleh Sri Sunan Pakubuwono II, setelah beliau wafat muncul perselisihan diantara keluarga raja yang ingin memilih/menunjuk raja baru. Perselisihan bertambah keruh setelah adanya campur tangan pemerintah Kolonial Belanda pada perselisihan keluarga raja tersebut. Pertikaian ini akhirnya diselesaikan dengan Perjanjian Gianti tahun 1755. Kerajaan Mataram terbagi menjadi dua kerajaan yang lebih kecil yaitu Surakarta Hadiningrat atau Kraton Kasunanan di Surakarta dan Ngayogyakarta Hadiningrat atau Kraton Kasultanan di Yogyakarta.

          Sampai sekarang daerah Jawa Tengah secara administratif merupakan sebuah propinsi yang ditetapkan dengan Undang-undang No. 10/1950 tanggal 4 Juli 1950.

          Jawa Tengah sebagai salah satu Propinsi di Jawa, letaknya diapit oleh dua Propinsi besar, yaitu Jawa Barat dan Jawa Timur. Letaknya 5º40′ dan 8º30′ Lintang Selatan dan antara 108º30′ dan 111º30′ Bujur Timur (termasuk Pulau Karimunjawa). Jarak terjauh dari Barat ke Timur adalah 263 Km dan dari Utara ke Selatan 226 Km (tidak termasuk pulau Karimunjawa).

          Secara administratif Propinsi Jawa Tengah terbagi menjadi 29 Kabupaten dan 6 Kota. Luas Wilayah Jawa Tengah sebesar 3,25 juta hektar atau sekitar 25,04 persen dari luas pulau Jawa (1,70 persen luas Indonesia). Luas yang ada terdiri dari 1,00 juta hektar (30,80 persen) lahan sawah dan 2,25 juta hektar (69,20 persen) bukan lahan sawah.

          Menurut penggunaannya, luas lahan sawah terbesar berpengairan teknis (38,26 persen), selainnya berpengairan setengah teknis, tadah hujan dan lain-lain. Dengan teknik irigasi yang baik, potensi lahan sawah yang dapat ditanami padi lebih dari dua kali sebesar 69,56 persen.

          Berikutnya lahan kering yang dipakai untuk tegalan/kebun/ladang/huma sebesar 34,36 persen dari total bukan lahan sawah. Persentase tersebut merupakan yang terbesar, dibandingkan presentase penggunaan bukan lahan sawah yang lain.

          Menurut Stasiun Klimatologi Klas 1 Semarang, suhu udara rata-rata di Jawa Tengah berkisar antara 18ºC sampai 28ºC. Tempat-tempat yang letaknya dekat pantai mempunyai suhu udara rata-rata relatif tinggi. Sementara itu, suhu rata-rata tanah berumput (kedalaman 5 Cm), berkisar antara 17ºC sampai 35ºC. Rata-rata suhu air berkisar antara 21ºC sampai 28ºC. Sedangkan untuk kelembaban udara rata-rata bervariasi, dari 73 persen samapai 94 persen. Curah hujan terbanyak terdapat di Stasiun Meteorologi Pertanian khusus batas Salatiga sebanyak 3.990 mm, dengan hari hujan 195 hari.



______________________________

Daftar sekolah di SMUHSA aja
Daftar Online : bit.ly/daftarsmuhsa

Dan jangan lupa Follow dan tambahkan akun medsos kami

*Facebook* : Smuhsa Ajibarang
*Fanpage* : SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang
*Instagram* : @smkmuh1_ajibarang
*Tiktok* : smkmuh1_ajibarang
*Twitter* : smkmuh1_ajibarang
*Youtube* : SMUHSA CHANNEL
*Website* : www.smkmuh1ajb.sch.id

#sekolahkeren
#sekolahhebat
#sekolahpopuler

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Menyambut Ramadhan dengan Langkah Kecil yang Bermakna

Ajibarang — Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, suasana beberapa masjid di sekitar Ajibarang tampak sedikit berbeda. Sejumlah siswa dari kelas X TJKT SMK Muhammadiyah 1 Ajiba

04/03/2026 13:05 - Oleh Administrator - Dilihat 39 kali
Ramadhan Day 4 : Ketika Sahur Menumbuhkan Harap, Berbuka Menguatkan Sabar

Ajibarang, Sabtu 21 Februari 2026 — Memasuki Day-4 Ramadhan 1447 H, keluarga besar SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang kembali menghadirkan refleksi harian melalui program Quotes Ramadha

04/03/2026 12:49 - Oleh Administrator - Dilihat 44 kali
Day 3 : Dari Sahur yang Sunyi hingga Berbuka yang Bijak

Ajibarang, Jumat 20 Februari 2026 — Memasuki Day-3 Ramadhan 1447 H, keluarga besar SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang kembali menghadirkan refleksi spiritual melalui program Quotes Rama

04/03/2026 12:07 - Oleh Administrator - Dilihat 39 kali
Ramadhan Day-2: Dari Sahur Menuju Berbuka

Ajibarang, Kamis 19 Februari 2026 — Memasuki hari kedua Ramadhan 1447 H, keluarga besar SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang kembali menghadirkan refleksi harian melalui program Quotes Ra

04/03/2026 12:00 - Oleh Administrator - Dilihat 36 kali
Di Antara Sunyi Sahur, Ada Doa yang Terangkat

Ajibarang, Rabu 18 Februari 2026 — Memasuki Day-1 Ramadhan 1447 H, keluarga besar SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang mengawali hari dengan pesan reflektif yang menguatkan hati melalui p

03/03/2026 12:32 - Oleh Administrator - Dilihat 53 kali
Peta Jalan Menuju Kemenangan

Ajibarang — Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang menggelar kegiatan Tarhib Ramadhan yang diperuntukkan bagi guru dan karyawan. Kegiatan ini

03/03/2026 12:23 - Oleh Administrator - Dilihat 48 kali
Di Balik Lensa, SMUHSA Media Warnai “Ceria Pandu Tunas Athfal” Banyumas

Banyumas — Semarak kegiatan Hizbul Wathan bertajuk “Ceria Pandu Tunas Athfal” tingkat Kabupaten Banyumas semakin terasa berwarna dengan kehadiran SMUHSA Media, tim con

03/03/2026 12:14 - Oleh Administrator - Dilihat 48 kali
Bukan Sekadar Latihan, Ini Tempat Lahirnya Pemimpin

Ajibarang — Suasana lapangan SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang tampak berbeda. Barisan siswa berdiri rapi, penuh semangat, dan siap mengikuti pembinaan rutin Hizbul Wathan

03/03/2026 12:07 - Oleh Administrator - Dilihat 49 kali
Edukasi Sehat Bersama RSUD Ajibarang

Ajibarang — Upaya meningkatkan kesadaran hidup sehat di kalangan pelajar terus digencarkan. Kali ini, SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang bekerja sama dengan RSUD Ajibarang menggelar keg

03/03/2026 12:01 - Oleh Administrator - Dilihat 48 kali
Menyatukan Langkah, Menyongsong Agenda Besar 2026

Ajibarang, 2 Februari 2026 — Dalam rangka memastikan kesiapan program akademik dan kegiatan keagamaan, SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang menggelar Rapat Kerja pada Senin, 2 Februari 20

03/03/2026 09:29 - Oleh Administrator - Dilihat 49 kali